Ibunda


kalau ibunda membelai rambutmu, kalau ibunda mengusap keningmu, memijiti kakimu
nikmatilah dengan syukur dan bathin yang bersujud
karena sesungguhnya Allah sendiri yang hadir dan maujud

kalau dari tempat yang jauh engkau kangen kepada ibunda,
kalau dari tempat yang jauh ibunda kangen kepada engkau,
dendangkanlah nyanyian puji-puji tuk Tuhanmu
karena setiap bunyi kerinduan hatimu adalah
sebaris lagu cinta Allah kepada segala ciptaanNya

kalau engkau menangis, ibundamu yang meneteskan airmata
dan Tuhan yang akan mengusapnya
kalau engkau bersedih, ibundamu yang kesakitan
dan Tuhan yang menyiapkan hiburan-hiburan

menangislah banyak-banyak untuk ibundamu
dan jangan bikin satu kalipun ibumu menangis karenamu
kecuali engkau punya keberanian untuk membuat Tuhan naik pitam kepada hidupmu

kalau ibundamu menangis, para malaikat menjelma jadi butiran-butiran air matanya
dan cahaya yang memancar dari airmata ibunda
membuat para malaikat itu silau dan marah kepadamu
dan kemarahan para malaikat adalah kemarahan suci
sehingga Allah tidak melarang mereka tatkala menutup pintu sorga bagimu

ibu kandungmu adalah ibunda kehidupanmu
jangan sakiti hatinya, karena ibundamu akan senantiasa memaafkanmu.
tetapi setiap permaafan ibundamu atas setiap kesalahanmu
akan digenggam erat-erat oleh para malaikat untuk mereka usulkan kepada Tuhan
agar dijadikan kayu bakar nerakamu

Cuplikan dari buku :
Ibu Tamparlah Mulut anakmu – Sekelumit Catatan Harian Emha Ainun Nadjib

kadang kita perlu menangis dulu untuk paham dan mengerti,
kadang kita perlu jatuh dulu untuk bangkit dan menjadi tegar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s