Mengendalikan waktu, bukan dikendalikan


Pertama kalinya saya belajar tentang manajemen waktu adalah saat masuk kuliah. Seingat saya  waktu itu ada open recruitment dari suatu organisasi favorit saya dikampus, tapi saya melewatkannya.

Waktu itu saya sangat kesal dengan diri saya, kenapa bisa ceroboh dan tidak memperhatikan waktu deadlinenya. Maklum sampai SMA saya adalah anak manja yang tiap harinya masih dibangunkan mama.

Mulai saat itu saya berjanji kepada diri saya sendiri kalau saya yang akan mengendalikan waktu saya sebaik-baiknya, apapun caranya.

——————————————————–

satu-satunya, Allah SWT bersumpah terhadap apa yang ia ciptakan.

Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan melakukan kebaikan dan menasehati dengan kebenaran dan menasihati dalam kesabaran (al-‘Ashr)

Berbicara mengenai waktu, siapapun dari kita pasti setuju, waktu adalah hal yang paling sulit kita kendalikan. Cukup menantang jika kita bisa mengendalikan waktu kita.

Perhatikan diri kita, apakah kita sedang terburu-buru, jika jawabannya adalah iya, maka saat itu kita sedang dikendalikan oleh waktu, bukan mengendalikannya.

Ada banyak artikel yang bisa kita temukan dalam belantara internet ini mengenai cara me-manage waktu kita agar bisa kita manafaatkan lebih baik. Ini beberapa trik nya :

  1. Buat todo list : breakdown sampai se-detail yang kamu perlukan. Beberapa pendapat bilang kalau kita harus merencakan minimal 50% dari waktu kita, agar apa yang kita lakukan lebih produktif. Luangkan waktu 15 menit setiap hari sebelumnya untuk membuat perencanaan esok harinya dan persiapkan.
  2. Buat alarm : saat ini hampir semua gadget tersedia aplikasi alarmnya.
  3. Realistis : ingat, mustahil untuk menyelesaikan semuanya.
  4. Prioritas : Prioritas hanya diperlukan saat ada dua kegiatan dalam satu waktu. Saya ingat waktu kuliah beberapa teman marah dengan prioritas saya.  Ingat tidak ada yang salah dengan prioritas. Yang ada hanya sesuaikan dengan tujuan hidupmu, jangan lupa dengan kewajibanmu (janji).
  5. Flexibel :  Ini berkaitan dengan prioritas. Jangan terlalu terpaku dengan list kegiatan juga, kadang kegiatan yang flexibel diperlukan. Mengganti sebuah kegiatan dengan kegiatan lain secara tiba-tiba dengan syarat seperti prioritas diatas.
  6. Buat kebiasaan baik : karena kita mengendalikan kegiatan kita, maka sebaiknya kita membuat kebiasaan baik. Jika semua sudah menjadi kebiasaan maka kita tidak perlu list lagi.
  7. Evaluasi : kaizen
  8. Berani menolak : Kadang ajakan teman-teman menjadi lebih menggoda terhadap apa yang kita kerjakan. Perhatikan lagi, tujuan hidup mu, janjimu, efek kalau kita mengikuti godaan ini🙂 , jika itu masih bisa di tolerir ada baiknya ikut tergoda🙂
  9. Waktu istirahat : Ini yang paling penting. Jangan sampai kita hanya hidup untuk kegiatan atau pekerjaan kita. Sediakan waktu untukmu sendiri dan hargai dirimu sendiri.  Tidak hanya waktu, liburan pun harus kita manage dengan baik, kapan harus libur, kapan harus cuti, bahkan kapan harus bolos.😀

Inti dari semua ini adalah :

Bukan seberapa sibuk kita, seberapa banyak waktu kegiatan kita yang bisa diefisienkan, tetapi seberapa produktif kita

Beberapa larangan untuk mengatur waktu kita :

  1. Overplanning : Berkaitan dengan flexibelitas diatas, merencanakan semua hal yang akan dijalani memang perlu, tapi jangan lupa, ada kalanya kita juuga harus bersiap menghadapi hal-hal tak terduga.
  2. Missplanning : Jangan sampai salah informasi seperti saya😀
  3. Overschedulling : Seperti yang saya katakan diatas, tidak semua hal bisa kita kerjakan. Sesuaikan schedule nya dengan kemampuan kita, jika tidak, siap-siaplah untuk stress.
  4. Overdetail : Catat hal yang penting saja. Biasanya cukup dimulai dengan kata kerja.
  5. Delayying : Siapa yang tidak tahu tentang penyakit ini.😀
    Anda mungkin menunda, namun waktu tidak.
    – Benjamin Franklin
  6. Pencuri waktu : hati-hati dengan pencuri waktu seperti FB, twitter, sms, telpon, email, dll. Gunakan seperlunya.

Semua orang memiliki waktu yang sama, yang membedakannya adalah apa yang kita lakukan. Apakah yang kita lakukan bermanfaat

Untuk memahami makna satu tahun, Tanyalah seorang siswa yang gagal dalam ujian kenaikan kelas
Untuk memahami makna satu bulan, Tanyalah seorang ibu yang melahirkan bayi premature
Untuk memahami makna satu minggu, Tanyalah buruh mingguan
Untuk memahami makna satu hari, Tanyalah seorang pekerja dengan upah harian
Untuk memahami makna satu jam, Tanyalah seorang gadis yang sedang menunggu pacarnya
Untuk memahami makna satu menit, Tanyalah seseorang yang ketinggalan kereta
Untuk memahami makna satu detik, Tanyalah seseorang yang selamat dari kecelakaan
Untuk memahami makna satu mili detik, Tanyalah seorang pelari yang meraih medali perak olimpiade

“I recommend you to take care of the minutes, for hours will take care of themselves”

– Philip Dormer Stanhope – 4th Earl of Chesterfield Letters to His Son

Saya lupa dapat kata-kata ini dari mana, sudah melekat saja dalam ingatan saya.

“Cara terbaik untuk mengatur waktu adalah dengan mengatur satuan terkecilnya bagimu”

Artinya adalah buat agenda dengan satuan terkecil yang kita mampu, kalau saya mampunya hanya per 5 menit. Lebih kecil dari 5 menit saya mulai terasa terburu-buru, indikasinya bagi saya adalah saya mulai berjalan dengan berlari-lari kecil.

Beberapa data tentang waktu :

  • Kebanyakan orang-orang hanya menggunakan 30% dari waktunya, sisanya tersiasiakan.
  • Jika waktu tidur kita : 6 jam / hari, setara dengan 3 bulan dari 12 bulan setahun kita tidur.
  • Jika waktu mandi + tranportasi : 2 jam/hari, setara 1 bulan dari 12 bulan setahun kita dijalan.

“Remember that time is money”
– Benjamin Franklin Advice to a Young Tradesman

“POOR people spend time to save money; RICH people spend money to save time.”

source

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s