Gunung Kaba, pemandangan 1.938 mdpl

Mudik kali ini, alhamdulillah bisa pulang kerumah lagi. Ada banyak hal yang menyenangkan untuk kembali ke rumah. Tentu mama, papa dan dila, lingkungan rumah yang sangat sejuk dan menyenangkan. Baru sadar rumah ini lebih pantas disebut villa ketimbang rumah, kiri kanan rumah masih hijau. Ada pemandangan gunung di depan rumah, Gunung Kaba.

IMG_0578 copy

Kamis, 23 juli 2015. Akhirnya bisa summit juga di Gunung Kaba.

Sebenarnya sudah dari dua tahun lalu ingin sampai puncak. Sebelumnya menggunakan motor bersama Putra melalui jalan aspal. Waktu itu masih shaum ramadhan. Setelah lebih banyak mendorong motor dari pada mengendarainya karena motor tidak kuat menanjak. Akhirnya terpaksa untuk turun kembali karena jalan yang putus.

Kali ini kami memutuskan untuk naik dengan jalan keatas. Motor ditinggalkan di pos registrasi dibawah. Biaya administrasi perorang adalah Rp.5.000 dan biaya parkir motor Rp.5.000.

Karena tidak mau repot menghapal jalur pendakian, akhirnya kami menyusuri jalur aspal menuju puncak. Menurut pendapat beberapa teman butuh waktu 2 jam untuk mencapai puncak.

Satu jam pendakian ternyata kami sudah sampai puncak. Jalan yang putus sebelumnya juga sudah di perbaiki. Yang paling mengejutkan ternyata ada ojek diatas. Dengan biaya Rp.120.000 kita bisa naik ojek pulang pergi menuju puncak Kaba. Walaupun naik ojek di beberapa bagian jalur kita juga harus turun dari motor karena terlalu terjal.

IMG_0201 copy

IMG_0561 copy

IMG_0197 copy

Sekilas tentang Gunung Kaba.

Gunung Kaba adalah gunung berapi yang terletak di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Dari Kota Curup, gunung ini berada di sebelah tenggara dengan jarak sekitar 15 km.

Gunung dengan ketinggian 1.938 mdpl ini punya dua jalur pendakian untuk mencapai puncak. Jalur pertama adalah jalan setapak menyuguhkan pemandangan hutan lebat yang penuh semak belukar dengan jurang di kanan-kirinya. Sedang jalur yang lain telah dikeraskan dengan menggunakan aspal.

source : wiki

Advertisements

Air Mata Terakhir Bunda

“jadi orang tuh harus gampang sabar dan gampang sukur”

TIDAK ADA ANAK IBU YANG MENJADI PENCURI!!”

“Doa ibu adalah segala hal bagi anak-anaknya. Ibu adalah tuhan kecil dengan ketulusan cintanya. Dia tak pernah mengharapkan balasan apa-apa dari anak-anaknya. Baginya tugasnya hanyalah memberi dan memberi. Mengandung, melahirkan, menyusui, merawat, membesarkan hingga menghantarkan anaknya menjadi manusia yang berguna adalah kewajiban dari cinta yang Tuhan titipkan padanya ”

“Ibu tidak pernah menangis di depan kami, kalaupun ingin menangis, ibu hanya menggigit bibirnya kuat-kuat hingga berdarah, agar tangisnya tak terdengar oleh kami, anak-anak yang selalu dikuatkan dengan kata-kata…”

“jangan pernah menjual kesedihan dan tangismu hanya untuk masa depan, karena masa depan adalah rancangan, kehidupan adalah sekarang, hadapi!”

Sepertinya baru kemarin dimarahinya, dan persis sama semua kata-kata dan kenakalannya.